Description
“Sebelum Semuanya Hilang: Pagi, Jejak, dan Perpisahan” adalah sebuah antologi puisi yang merangkum perjalanan batin manusia ketika berhadapan dengan waktu—yang datang setenang pagi, menorehkan jejak, lalu pergi membawa perpisahan.
Melalui tiga tema besar, antologi ini mengajak pembaca memasuki ruang renung tentang hal-hal yang pernah hadir namun perlahan memudar. Pada bagian Pagi, puisi-puisi menghadirkan cahaya, harapan, dan kelahiran baru; sebuah awal yang selalu menjanjikan meski rapuh. Bagian Jejak menelusuri sisa-sisa langkah: kenangan yang membekas, suara yang tertinggal, dan ingatan yang terus mengejar meski waktu terus berjalan. Sementara itu, bagian Perpisahan menjadi ruang paling sunyi—tempat luka, penerimaan, dan keikhlasan belajar berdamai dengan kehilangan.
Dengan bahasa yang lembut namun tajam, antologi ini menggambarkan bagaimana manusia berusaha menjaga yang tersisa, memahami yang pergi, dan merangkul yang tak bisa diulang. Ia bukan hanya kumpulan puisi, tetapi potret perjalanan emosional tentang hidup yang terus berubah.
Sebuah undangan untuk merayakan yang hadir, mengingat yang hilang, dan menerima bahwa setiap kisah memiliki waktunya sendiri.



Reviews
There are no reviews yet.